Cerita Sex Menginap Di Rumah Pacar

cewek_siap_ngetot

Aku memiliki pacar yang bisa dibilang wajahnya sangat cantik dan imut, sangat manis untuk dipandang, body nya juga sangat menggemaskan, badannya berisi dan montok namun tidak gemuk, dia sangat sexy seperti gitar sepanyol, bongkahan pantatnya sangat montok sekali, jika dia memakai celana jeans telihat jelas lipatan pantatnya dan sedikit menurun, buah dadanya pun sangat menggiurkan, ukuranya tidak terlalu besar namun ideal dan berisi jika di jabarkan payudaranya sebesar telapak tangan orang dewasa, bentuknya bulat dan padat, setiap aku melihat dirinya aku terasa ingin langsung menelanjanginya diamanapun aku berada, wajahnya yang manis dan tubuhnya yang seksi membuat aku sange dan ngaceng setiap bertemu dengannya.

Oh ya, pacarku ini bernaman cutni dia berumur 21 tahun dan tingginya hanya seidung ku, dan aku setinggi 155cm umurku hanya beda setahun diatasnya, aku berumu 22 tahun. Namaku Dedy dan aku pria yang biasa saja, hanya mungkin wajahku yang lumayan dan beralis tebal, aku seorang pengangguran yang tidak punya harta apapun selain handphone dan pacarku ini satu satunya. Aku akan menceritakan kisah sex ku ini  yang ku beri judul Menginap Di Rumah Pacar

Kisah nyata ini terjadi beberapa bulan lalu,  yah mungkin sekitar 3 bulan lalu di tahun 2017 ini. saat itu di hari sabtu dan orang tua pacarku sedang pergi menginap dirumah sodaranya karena memang itu rutinitas yang biasa mereka lakukan setiap hari sabtu. Namun pacarku sedang bekerja dan aku dirumah sendirian, pacarku pergi bekerja dengan sepeda motor dan dia akan pulang pukul  5 sore, ketika sudah waktunya dia pulang, dia akan menjemputku untuk malam mingguan. Dan dia sampai dirumahku pukul 5.30 sore hari, saat kita bertemu tentu kita langsung bergegas untuk jalan jalan dimalam minggu, dia menganakan jeans ketat dan sweater tipis warna merah marun, dan seperti biasa aku yang memboncengnya saat membawa sepeda motor miliknya, tujuan kita tentu kerumahnya karena aku belum bekerja jadi aku hanya bisa mengapel kerumahnya yang selalu ada kakak nya di sana, kakaknya seorang peia berusia 5 tahun diatasku, dan memang mereka hanya berdua saudara saja.

setelah kita jalan cukup jauh dari daerah rumahku, tangannya menyelinap kedalam celana dan terus masuk ke celana dalamku hingga menggenggam batang penisku yang sudah mengeras sejak bertemunya di depan rumahku. karena aku memakai celana joger yang lentur, sehingga tanganya bebas bergerak didalam tanpa kesempitan. aku pun membuka lebar kaki ku saat mengemudi sepeda motor sehingga di lebih leluasa memainkan penisku yang tegang itu, di sepanjang jalan pacarku terus menggenggam erat kontolku dan mengocoknya secara cepat… akupun dibuat tidak tahan oleh permainannya

“uhhhh pelan pelan sayang,.. takut keluar,..” ujarku sambil merasakan kenikmatan yang luar biasa dan aku takut spermaku keluar di dalam celana.
“hehehe, biarin, biar celana kamu lengket, hehe” sautnya sambil meledek dan menggodaku,
tangan kanannya terus mengocok kontol ku yang sudah berdenyut kencang sambil memeluk erat tubuhku dengan tangan kirinya, dadanya yang ditekankan ke punggungku terasa sangat menempel dan kencang, sepertinya dia tidak mengenakan BH karna aku measakan sekali daging dari buah dadanya yang bulat itu menempel erat di pundakku.

“sayang, kamu ga pake BH?” tanyaku,
“hehe, iyah, aku sengaja ga pake BH buat nyenengin kamu” jawabnya dengan wajah tersenyum saat aku lihat dari kaca sepion.
mendengar jawaban itu aku merasa semakin sayang dengannya karena dia sangat pengertian, dan tanganya pun semakin erat dan semakin kencang mengocok kontolku yang sudah tidak tahan lagih,.. aku pelankan kecepatan sepeda motorku karena kita memasuki gang yang kecil dan sepi dan aku sudah tidak konsen lagi menyetir,. aku jadi seperti sempoyongan saat mengendarainya,.. “sayang udah,.. nanti nabrak..” pintaku sambil menahan kenikmatan yang sudah tidak bisa ku tahan lagi..

“pelan pelan nyetirnya sayang, biar ga nabrak.. rumah aku deket ini” jawabnya dengan tegas, sepertinya cutni memang bermaksut mengeluarkan sepermaku di dalam perjalanan ini. dan ketika aku pelankan lagi kecepatan sepeda motorku, tangan kanannya justru malah semakin cepat mengocok kontolku, dia pompa lagi dan lagi,.. semakin lama semakin cepat gerakannya,.. seperti mesin yang bergerak cepat. dia genggam lebih kencang lagi dan dia kocok terus dengan cepat,.. lebih cepat lagi,.. lebih cepat lagi,.. dan akhirnya.. crroott… crroott.. crroott….. .. .. “ah, sayang,..” desahku secara sepontan karna merasakan kenikmatan yang sudah tak sanggup aku tahan lagi.

Aku hentikan motorku secara mendadak, Spermaku tumpah di celana dalamku dan melumuri tangan kanannya yang lembut dan dinginitu, semua terasa lengket di dalam, “yesss, akhirnya keluar,..” ujarnya sambil mengeluarkan tangannya yang berlumuran peju ku di semua jari jarinya,.
cutni menjilat semua peju peju ku yang ada di tangan kananya dan menelan habis seperti sedang memakan ice cream, dia perlihatkan semua itu tepat di samping muka ku, tentu aku menoleh ke arahnya dan aku melihat pemandangan yang begitu sexual dimataku,.. tak ada sedikitpun peju yang dia sisakan di tangannya semua dia telan habis,.. aku berhenti sejenak, lalu melanjutkan perjalanan karena memang sebentar lagi sudah sampai dirumahnya

Setibanya kami dirumahnya pada pukul 6 sore, seperti biasa hanya ada kakak nya yang bernama indra itu di dalam, “hey dedy, udah dapet kerja belum?” suara indra menyapaku saat aku masih di depan pintu rumahnya. “belum bang, saya masing nganggur” jawab ku sambil bersalaman dengannya dan mencoba duduk di sampingnya, dan cutni pun ikut duduk di sampingku, Seperti biasa kami bertiga akan mengobrol dan bercanda sampai larut malam, “gimana kalau lu ikut kerja aja sama gua?” tanya indra menawarkan ku pekerjaan, “ok bang, kalau memang ada lowongan saya mau” jawabku sambil menahan lengket bekas peju yang tertumpah di dalam celanaku, sambil mengobrol sesekali cutni mencium bibir dan pipiku saat kakaknya lengah.
diapun tidak jarang mengambil kesempatan untuk meremas remas kontolku yang sudah mulai mengeras lagi, karena kami duduk di sofa dan berjejer menghadap televisi di ruang tamu, dan aku ada ditengah sementara cutni ada samping kiriku dan kakanya ada di seblah kananku.. posisi itu membuat aku mudah meraba raba pantat cutni dari belakang tanpda di ketahui kakak nya,

Sambil mengobrol sesekali aku meremas pantat cutni yang montok itu dan menyelipkan telapak tanganku ke bagian bawah pantatnya, aku raba-raba dan aku colok-colok tepat dibagian bawah pantatnya, dan aku rasa aku mengenai bagian bawah bibir vaginanya,.. memeknya terasa menimbul di jariku, tersa empuk dan tebal. aku sudah pacaran selama hampir 4 bulan dan aku sama sekali belum pernah melihat tubuhnya secara langsung dan jelas, karna selama ini aku hanya berkunjung kerumahnya dan belum pernah mengajaknya bermain ke tempat yang pribadi.
aku jadi bertekat jika aku sudah mendapatkan pekerjaan nanti aku akan mengajaknya ke hotel dan aku dapat merasakan nikmatnya nubuh cutni yang mulus dan montok itu,.. karena berfikir yang jorok-jorok tenntangnya penisku jadi semakin membengkak,

“ih, Punya kamu bengkak lagihh” bisik cutni secara pelan di telinga kiri ku, aku hanya bisa tersenyum dan aku colok lebih dalam bibir vagina bagian bawahnya itu,
“uuhhh,..” desah cutni dengan pelan sambil mengoyang goyangkan pantatnya yang sedang menindih telapak tanganku, aku merasakan cairan becek yang keluar dari dalam celana jeans nya dan kami terus mencuri kesempatan untuk saling meraba satu sama lain saat kakaknya lengah dalam obrolan dan candaan

tidak terasa jam sudah menujukan pukul 12 malam,  Cutni pun sudah mulai mengantuk dan pamit untuk segera masuk ke kamaranya yang ada di lantai dua
“sayang,… aku naik ke atas yah,.. aku mao bobo duluan,.. ngantuk..”
dan seperti biasa, itulah saatnya aku untuk pamit pulang, “ok sayang,,.. nah bang’ saya pulang dulu yah” pamitku kepada cutni dan kakaknya.
“eh tunggu dulu, lu nginep aja temenin gw begadang.. gw pengen nonton bola nih”
dan ternyata indra menahanku pulang karena dia ingin ada temannya saat menonton bola. karena akusudah ditawarinya kerjaan aku jadi tidak enak menolaknya dan akhirnya aku setujui pintanya untuk menemaninya nonton bola, “hmm, ok deh bang”

lalu cutni tetap beranjak naik ke atas dan masuk ke kamarnya, sepertinya dia sudah benar benar mengantuk mungkin karena cape seharian bekerja. acara bola yang ingin di tonton oleh indra mulai pada pukul 02:30 pagi, kami menyaksikan bersama acara bola tersebut, namun pada pukul 03:30 indra sudah tertidur lelap di sofa sebelum acara bolanya selesai, aku selonjorkan seluruh kakinya di sofa agar indra bisa tertidur dengan nyaman dan pulas, aku berfikir untuk pulang secara diam diam namun tiba tiba terlinta fikiran untuk naik dan masuk ke kamar cutni. Karena aku masih minyimpan rasa sange ku yang sedari tadi aku tahan karena sudah meraba raba memek cutni, aku turuti hawa nafsuku tersebut dengan perlahan lahan aku menyelinap ke atas dan mencoba masuk ke kamar cutni yang mungkin sekarang sudah tertidur lelap, setelah aku naik aku melihat pintunya sudah tertutup rapat, aku berfikir untuk sedikit mengetoknya.

saat aku sentuh, ternyata pintunya tidak terkunci, aku merasakan kebahagian dengan hati berdebar-debar. aku mulai berfikir liar saat mebuka pintu kamar itu,.. aku berharap bisa mengobrak abrik, dan melumat abis seluruh tubuh cutni yang sexy dan montok itu. aku mulai masuk ke kamarnya, lalu aku konci pintu kamarnya dari dalam.. dan.. astaga… aku melihat keindahan yang belum pernah aku lihat sebelumnya,.. ternyata cutni sedang tertidur hanya dengan mengenakan celana dalam warna kuning dan singlet warna pink transparan. Aku terdiam dan mencoba menjelajahi seluruh tubuhnya dengan mata kepalaku, aku hampiri lebih dekan,.. tenyata dia tidak lagi memakai BH hanya memakai singlet tanpa daleman, aku nikmati pemandanganku pada tubuhnya yang sedang tidur menyamping ke arah kanan sambil memeluk bantal guling, paha yang mulus dan bongkahan pantatnya yang sexy membuat aku tidak tahan ingin merabanya,..

tentu aku turuti hawa nafsuku untuk merabanya, tidak ingin membuang waktu karena aku juga sudah sange sedari tadi, aku langsung memasukan tangan kiri ku kedalam CD nya dan aku meraba memeknya yang aku rasakan penuh dengan rambut rambut halus,.. aku terus merabanya aku elus elus dan aku mencoba mencari lobang memeknya yang tembem itu, tidak lama kemudian aku mendapati lubang memeknya yang sedang becek dan berlendir,.. mungkin ini sisa sisa cairan yang ia keluarkan saat di sofa tadi, saat aku coba mencolok lobang memeknya dengan jari tengah ku, sehentak dia terbangun dan kaget, namun dia hanya menengok ke arah wajah ku yang sedang duduk sambil meraba memeknya,.. tangan ku yang sedang mencolok memeknya di pegang dengan lembut, dan sedikit membangunkan badannya untuk mencium bibirku, dia melumat bibirku dengan cepat lalu dia kembali meneruskan tidurnya,.. hanya saja  dia membuka kakinya seolah memberiku izin dan membiarkan aku meneruskan mencolok colok memeknya, lalu aku ikut merebahkan badanku dan mencoba memeluknya dari belakang punggungnya dengan keadaan tangan kiri ku yang sedang mencolok colok memeknya dari celah CD nya, entah mengapa dia tidak merespon mungkin dia sangat mengantuk, hanya membiarkan aku berbuat semauku dan aku cium lehernya terus kebawah sampai aku menggigit puting tete nya dari luar singletnya, aku sudah tidak tahan aku lepaskan tanganku yang sedang mencolok memeknya, aku buka semua pakaian ku dan aku akhirnya aku telanjang bulat, karena aku sudah tidak bisa menahan hawa nafsu ku, aku sudah sangat sanget melihatnya langsung saja aku sodorkan kontolku ke arah mulutnya,.. aku pegang kepalanya agar posisinya tepat di depan kontolku,..

dia tidak berontak sedikitpun, dengan mata yang sedikit tertutup dia mencoba meraih pantatku agar dia tidak terjatuh, kini posisiku setengah berdiri dengan dengkul di atas kasurnya,. dan posisi cutni masih berbaring dengan sedikit membangunkan badanya agar mulutnya sampai di kontolku, mulutnya sudah di penuhi dengan batang kontolku, tanpa ada perintah dia mengerakan sendiri kepalanya, memaju mundurkan mulutnya sambil memegang pinggangku dengan tangan kananya, tangan kirinya menahan tubuhnya di kasur agar tidak jatuh, aku merasa ini terlalu lama aku baringkan dia kembali dengan posisi terlentang dan aku sodokan sendiri kontolku ke dalam mulutnya,… kini kedua dengkulku berada tepat di samping kepalanya,.. aku sodok terus mulutnya tanpa ampun dengan kontolku yang sudah sangat mengeras dan berurat, aku pompa terus dan terus, saat aku merasakan sudah ingin memuncratkan peju, aku percepat lagi sodokanku hingga akhirnya… croott,… croott… semua pejuku aku munthakan tepat di dalam mulutnya,.. sehentak dia bangun dan batuk batuk karena sulit bernafas,.. namun spermaku tetap di tahan di dalam mulutnya agar tidak dimuntahkan.. di telan habis semua sepermanya yang ada di dalam mulutnya,.. dengan inisiatif dia copot singlet yang ia kenakan lalu nampaklah buah dada yang bulat dan berisi yang bergoyang gayang saat dia melepaskan singlet tadi, aku terkejut melihat pemandangan indah itu,.. untuk pertama kalinya aku melihat tete dan putingnya secara langsung dan jelas,.. sunggu membuat nafsuku kembali membara,..

kemudian aku tarik celana dalamnya yang berwarna kining itu, dan dia menurut begitu saja, dalam posisi duduk cutni membantuku melepaskan celana dalamnya,.. kami tidak banyak berbicara karena takut terdengar kakanya dibawah, setelah  CD nya terlepas aku buang jauh jauh,.. lalu aku melihat,, memek yang selama ini aku idam idamkan darinya,.. yang belum pernah ada kesempatan untuk melihatnya kini ada tepet didepan matakau,… langsung saja aku remas memeknya dengan tangan kananku, aku remas dan aku sodok sodok kembali dengan jariku, aku lihat secara jelas dan aku perhatikan baik baik bagaimana bentuk indah dari memek pacarku ini, aku menatapi memeknya sampai puas sambil menyodoknya, setalah aku puas melihat seluruh bagian memeknya aku langsung melahap puting tete nya,.. aku sudah tidak tahan lagih, nafsuku masih sangat membara dan semakin membuas, namun kontolku bekum kembali mengeras dengan sempurna, kontolku hanya membesar namun masil layu akibat baru mengeluarkan seperma dimulut cutni barusan, melihat kondisi kontolku cutni rangsung meraih dan mengulum kontolku, aku langsung berdiri sehingga kontolku tepat berada di depan muka cutni,.. lalu dia mengulum dengan penuh semangat seolah mengerti apa yang aku inginkan, tindakannya membuat kontolku kembali tegang dengan cepat, kontolku kembali mengeras,.. aku sudah menyemprotkan peju 2 kali hari ini, cutni memang hebat fikirku, dia bisa membuat kontolku terus mengeras walau sudah memuntahkan peju beberapakali, mulutnya menyedot kencang seluruh batang kontolku, sesekali dia kecup ujung lubang kencingku, dan dia sedot lubang itu,… membuat aku seperti tersengat listirik,.. sungguh pedih,.. namun nikmat,, itulah yang aku rasakan saat cutni memanjakan kontolku,.. aku merasa kontolku sudah sangat mengeras kembali,.. aku tidak ingin memuntahkan peju di mulutnya lagi, aku cabut kontolku dari mulutnya,.. lalu aku angkat pahanya hingga badannya jatuh dan terbanting ke kasur.

seakan mengerti apa yang ingin aku lakukan, cutni segera melebarkan posisi kedua kakinya hingga memeknya terpampang jelas di hadapanku,.. memeknya tepat berada di depan kontolku yang sedang mengacung,.. karena memeknyapun sudah sangat basah,. aku tidak ragu lagih untuk menancapkan seluruh batang kontolku kedalam memeknya yang sangat menggiurkan itu,.. hawa nafsukan semakin menjadi jadi, aku tancapkan secara perlahan,, dan.. “auhhhhhh.. sayang..” terdengar desahan dari mulut cutni yang selama ini suaranya di jaga agar tidak terdengar kakaknya,
aku tidak peduli, hawa nafsuku sudah sangat besar,.. lalu aku kembali menancapkan kontolku lebih dalam lagih,.. terlihat cutni menutup mulutnya sendiri dengan tangan kanannya, namun kakinya mengonci pinggangku dengan posisinya kaki menyilang seolah tidak ingin aku lepaskan dari kontolku yang sudah manancap sebagian di dalam memeknya, memeknya sangat sempi sekali sehingga butuh usaha keras memasukannya, dan aku terus menancapkan lebih dalam,.. dan akhirnya,.. blesss masuklah seluruh batangkantolku kedalam lubang memek cutni yang sempit dan tembem itu, “auhhhhhhh,…” terdengar jeritan panjang sekali dari mulut cutni yang sedang ditutup oleh mulutnya,.. aku benamkan lebih dalam, aku tekan terus kedalam,.. sampai aku merasa mentok aku biarkan dulu seperti ini sambil aku kenyot putingnya sekencang mungkin dan curni menjerit semakin keras,. seperti menahan pedih,.. “uuhhhhhh enak sayang,…” mendengar ternyata cutni pun menikmati sentuhanku, aku lumat kembali semua bagiuan buah dadanya yang mulus dan berisi itu, kini aku kembali fokus pada batang kontolku yang sedang menancap di lubang memeknya, aku cabut perlahan lahan,.. “aaauhhhh uhhhhhh” kembali terdengar lagih jeritan dari cutni, kini jeritannya lebih kencang dari sebelumnya,..
aku tidak mencabut seluruhbagiannya, sudah setengah dari batang kontolku kleluar, dan aku melihat ada darah segar yang menempel di batang kontolku, ternyata benara cutni masih perawan seperti yang ia katakan saat pertama kali kita jadian. lalu aku hantam kembali masuk ke lubang memek cutni,… aku pompa secara perlahan terus menerus, sepertinya cutni mulai terbiasa dan bisa menahan jeritanya agar tidak terlalu keras,…. aku pompa terus menerus dengan ritme yang semakin lama semakin cepat,.. sehingga tercipta sura saat selangkangan kita saling berhantaman, pokk,… pokk.. pokkk… !! “uhhh sayang…… sayang,.. ahhh” kini desahan cutni semakin tidak karuan, mungkin karena kenimatan iya rasakan,.. aku juga merasakn daging memek yang nikamat sekali yang bergesekan dengan kepala dan kulit kontol ku,.. aku merasakan sedotan yang sangat kencang dan sempit dari memeknya… terus dan terus ku hantam,,, “sayang,.. aku sudah ingin keluar,…” jeritnya dengan suara yang sangat menambah hawa nafsu, “aku juga sayang” jawabku dengantergesah gesah,..  aku pompa lagi semakin cepat, dan cepat… dan akhirnya,

uuhhhhhhh,……….. croott croottt crotttt,…….. sekejap tubuh kami terkejang kejang bersamaan
ouhhhhhhh sayang,….. kita menjerit bersamaan,..
“ouhh dedy sayang… enak banget sayang.. memeku terasa hangat,.. dan nikmat,..” jeritnya sambil menghembuskan nafas panjang,..

lalu aku terjatuh tepat di atas badannya,… dadaku menempel pada buah dadanya yang penuh keringat, dan kontolku yang melemas menindih di atas memeknya yang basah,.. kita berpelukan sejenak,.. lalu membersihan seluruh tubuh,.. kita sempat mandi bareng karena di dalam kamanya ada kamar mandi, sesekali cutni membersihkan kontolku yang masih tersisa peju, dia bersihkan dengan lidahnya dan dia sedot habis sisa sisa peju yang ada di kontolku, dan jam sudah menunjukan pukul 5 pagi, ternyata si indra masih terpulas di sofa,.. dan aku cepat cepat bergegas pulang ingin istirahat setelah puas meniklmati seluruh tubuh cutni yang selama ini ingin aku rasakan,..

untungnya waktu itu cutni tidak hamil, dan aku sekarang sudah tau celahnya untuk ngewe sama cutni di hari sabtu,.. jadi kami lakukan terus di setiap hari sabtu,.. saat orang tuanya tidak ada

tamat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *